Solusi Bagi Para Wanita untuk Memasak dengan Praktis, Cepat dan Mudah

Suami  : "Ikannya emang amis atau ala sashimi gitu, yang?"
Istri      : "Iya Yang, aku kira aku aja yang ngerasain"
Suami : "Kenapa ya Yang?"
Istri     : " Tadi pas aku masak kulitnya nempel semua di pancinya, tinggal daging dan 
            tulangnya, aku kira udah mateng jadi selesai deh masaknya. Tapi enak ga Yang?"
Suami : "Hmmm, sebenarnya sih enak kalo mateng"

Beberapa hari kemudian, 

Suami : "Yang, kamu abis masak atau perang?"
Istri    : "Tadi kuah bumbunya meletup-meletup gitu jadi nyiprat-nyiprat ke tembok dapur deh"
Suami : "Hoo, dapur berantakan gapapa yang penting masakannya mateng ya Sayang"
Istri    : (nyengir)

Percakapan antara Suami dan Istri di usia 2 bulan pertama pernikahan mereka. 

######

Siapa yang pernah mengalami hal seperti itu? terutama untuk newlyweds, atau itu hanya terjadi pada saya yang mencoba menyenangkan suami dan menjalankan kewajiban sebagai istri semaksimal mungkin tapi ternyata hasilnyaa.....ya gitu deh, diri sendiri aja heran apalagi orang lain. Mungkin hal itu seperti itu tidak akan terjadi pada perempuan yang jago masak dan sudah tahu tips dan trik dalam memasak atau selama meracik bumbu di dapur. 

Awal pernikahan, saya selalu bermasalah dengan panci lengket dan wajan lengket, entah kesalahan pada perangkat memasaknya atau saya yang tidak paham teknik memasak. Bangun subuh untuk sholat subuh lalu masak, menyiapkan baju kerja baik untuk saya maupun suami, merapihkan sedikit rumah lalu berangkat kerja (saat status saya masih sebagai working wife). Rutinitas sehari-hari saya begitu berstatus sebagai istri. Pulang kantor dan mau tidur buka buku resep atau aplikasi resep dan berpikir "besok makan apa ya?", Alhamdulillah sebenarnya mau makan apa saja juga bisa tapi saya hanya ingin memasak mudah dan memasak cepat. 

Lama-kelamaan saya bertekad untuk belajar teknik memasak yang benar kepada juru masak terhebat dan andalan saya sepanjang masa yaitu Mama saya.  Tapi tidak sepanjang masa juga saya bergantung pada Mama saya, ditambah setelah saya memiliki Gibran. Semakin bulatlah tekad saya ingin memasak dengan mudah dan cepat.

Niat untuk mencoba masakan makanan rumah untuk suami mulai muncul. Saya ingin mencoba masak makanan kesukanaanya yaitu masak rendang tapi kalau diingat saat Mamah saya masak rendang, rasanya mau nangis bayanginnya. Masak rendang itu harus bolak-balik ke dapur untuk mengaduk rendangnya sampai sat dan supaya tidak gosong, sedangkan saya punya bayi yang nempel sekali dengan ibunya. Kebayang kan? (jadi ibu-ibu itu emang kudu strong!)


#####

"Lalu, bagaimanakah memasak rendang dengan praktis? I wish I could!"

Mamanya Gibran ini tetap kekeh sumekeh alias tekadnya bulat untuk dapat memasak rendang praktis! Saya carilah alat yang mampu mewujudkan tekad saya.


The wait is over! Here it is SHARP HEALSIO KN-H24INA.




SHARP Healsio bukan hanya solusi bagi para wanita tetapi juga kaum urban yang ingin memasak tapi hanya memiliki waktu dan keterampilan memasak yang terbatas.Healsio Automatic Cookware KN-H24INA, Healsio merupakan cookware beda dengan rice cooker. 
Healsio memiliki alat pengaduk otomatis di dalamnya yang memiliki 330 pola pengadukan, jadi ketika masak rendang tidak perlu bolak-balik untuk mengaduk. Selain itu, SHARP Healsio bisa memasak hingga 12 jam.
(Sumber : SHARP Indonesia)


"Healsio bisa masak rendang?"

Tentu! Healsio bisa memasak 115 resep masakan dengan teknik memasak merebus (boil), mengukus (steam), fermentasi (ferment), memasak mie (noodle),membuat yogurt (dessert), membuat kari atau sop (curry/soup) dan terakhir memasak seperti dengan apri kecil (simmer) dan terakhir memanaskan (reheat). 
Jangan khawatir jika masak rendang dan ditinggal sebentar untuk urus anak, main bersama anak sampai menidurkan anak, masakan tidak akan meluber atau gosong karena terdapat dua sensor. Sensor panas terletak di bawah dan ada sensor uap yang terletak di atas. SHARP Healsio ini pun cukup besar berkapasitas 2,4 liter. Jadi kalau mau masak ayam 1 ekor pun cukup. SHARP memang sangat memperhatikan kualitas produknya, dilihat dari bahan pada pot/pancinya, sisi dalamnya terbuat dari stainless, sedangkan sisi luarnya terbuat dari aluminium. 

Selain itu, komponen atau bagian dari Healsio mudah dibersihkan atau dicuci. Berikut bagian-bagian yang dapat dicucui :


(Sumber : SHARP Indonesia)


Zaman sekaran serba praktis dan otomatis ya, bahkan bisa memasak otomatis sekarang. SHARP Healsio benar-benar solusi untuk para Mama atau wanita yang belum jago masak menjadi bisa masak dengan praktis, mudah dan cepat. Tidak ada lagi cerita masak ikan hanya tinggal daging dan tulangnya, masak rendang harus bolak-balik ke dapur atau tangan pegal karena sering mengaduk rendang, bahkan dengan ini sekarang saya jadi bisa bikin cemilan yogurt untuk Gibran atau selai strawberry untuk teman sarapan kami sekeluarga.

SHARP Healsio benar-benar menerapkan prinsipnya yaitu, easy, tasty dan healthy.

  • Easy : Sudah tidak perlu diragukan lagi prinsip ini karena pada nyatanya memang memudahkan kaum urban khususnya para wanita dalam memasak
  • Tasty : Lebih berasa atau gurih. Di atas tadi saya jelaskan tentang sensor uap dan memasak dengan Healsio tidak akan meluber, karena sistem kerjanya Healsio seperti itu dapat membuat rasa rendang lebih gurih, karena sistem memasanya yang tertutup sehingga uap dan kandungan dari dagingnya sendiri akan lebih maksimal tertuang pada masakan yang sedang diproses. 
  • Healthy : Selama proses memasak yang tertutup maka akan terhindar dari udara kotor hingga masakan lebih higienis. Selain itu, sistem kerja "waterless" pada Healsio akan tetap menjaga kandungan nutrisi dan vitamin pada sayuran dan daging.

Yuk! Para Mama mumpung tanggal muda minta suami buka aplikasi JD.ID atau Lazada atau Tokopedia atau Shopee, cari official store SHARP kemudian cari produk Healsio dan kliik beli lalu pembayaran deh. Mumpung lagi diskon juga, Mam. Jangan lupa untuk follow akun media sosialnya untuk melihat produk terbaru dari SHARP beserta kecanggihan-kecanggihannya. :

Facebook : SharpCookingClub
Youtube   : Sharp Indonesia 






Love, 

Fitri "Mama Gibran"

Author

Fitri Nur Ardiantika Fitri Nur Ardiantika karena menjadi seorang Ibu harus meredam ego, emosi dan nafsu sendiri untuk kualitas hidup terbaik sang anak.

Post a Comment