Pilihan Tepat untuk LASIK Mata yang Cepat dan Nyaman : KMN EyeCenter

Sekitar tahun 2014, saya pernah mengantar Mama saya ke dokter mata karena Mama mengeluh penglihatannya yang samar dan seperti ada titik-titik hitam dan kilasan cahaya. Dokter mengatakan salah satu penyebabnya adalah faktor usia. Saat itu saya merasa ditegur sejak dini, ternyata bukan hanya kulit saja yang butuh perawatan, mata juga butuh perawatan sejak dini.

Saya mulai divonis mata silinder dan minus sejak akhir tahun 2013. Gejalanya saat menonton TV dari jauh, tulisan di text running-nya seperti berbayang selain itu mata saya terasa sakit ketika melihat papan iklan (billboard) dan lampu sirine di malam hari. Mulai saat itu saya menggunakan kacamata, tapi saya menggunakannya saat berhadapan di depan laptop dalam jangka waktu lama atau saat menyetir di malam hari. Saya rasa saya tidak akan bisa meninggalkan teknologi bagaimanapun kondisinya, baik saat masih menjadi wanita bekerja di ranah publik hingga saat ini sudah pensiun alias menjadi ibu rumah tangga dan memutuskan untuk sambil menulis blog. Tentunya kondisi seperti ini akan membuat mata saya harus terus berhadapan dengan layar laptop, belum lagi layar smartphone :(
(sumber : https://unsplash.com/)

Bukannya mau mengeluh, bersyukur masih memiliki mata yang berfungsi dengan baik, masih bisa melihat. Tapi, jika ditanya kenyamanan tentu jawabannya tidak. Jika sudah menggunakan kacamata, saya sering terasa pusing selain itu akan menambah biaya pengeluaran, misalnya kacamata hilang atau patah atau minus/silindernya bertambah lalu harus ganti lensa atau frame kacamata. 
(sumber : https://www.freepik.com/free-photos-vectors/family)

"10 hingga 20 persen anak-anak Indonesia usia remaja yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar hingga SMP, memiliki masalah kesehatan mata. Minimal, sebagian dari mereka itu mengalami gangguan rabun jauh." (https://lifestyle.okezone.com)


Melihat kasus Mama saya (tentunya juga kasus kesehatan mata di Indonesia yang rupanya banyak yang kurang menyadari), saya jadi berpikir apakah ada solusi untuk menghilangkan minus atau silinder saya sejak dini? jadi saat tua nanti, mata saya masih sehat dan cerah. Berbagai informasi saya cari ternyata solusinya ada di depan mata, yang mana dulunya saat masih menjadi wanita karir saya sering melewatinya bahkan dekat dekan kantor saya. Kenapa saya tidak terpikirkan dari dulu? padahal sering melihatnya dan melewatinya. Tanpa menunda lagi, langsung saya kunjungi saja situsnya, https://www.klinikmatanusantara.com 

Hmmm, mungkin belum ada yang tahu atau ingat apa itu Klinik Mata Nusantara atau KMN EyeCare.
Baiklah, akan saya tampilkan logonya, siapa tahu membantu :)

Bagi warga Jakarta yang sering melalui jalan toll Jorr atau Jl. Simatupang, Jakarta Selatan. Lalu, daerah Kemayoran, Kebon Jeruk dan Pantai Indah Kapuk pasti tahu lokasi Klinik Mata Nusantara. Untuk warga Semarang juga mungkin sering melihat KMN di Jl. Ahmad Yani. 

Setelah saya pelajari, ternyata solusi untuk kasus saya ini adalah LASIK mata singkatan dari Laser Assisted In-Situ Keratomileusis (saya pun baru tahu LASIK merupakan sebuah singkatan). Singkatnya,  LASIK merupakan tindakan medis yang menghasilkan penglihatan yang lebih baik bagi para pasien. Diambil dari situs KMN, tindakan Lasik memanfaatkan laser untuk membentuk kembali kornea, atau bagian yang jernih dan bulat pada bagian depan mata. Jika ada yang sudah lupa pelajaran biologi saat di bangku sekolah, saya tampilkan lagi ya gambar bagian mata (saya sekalian belajar juga)

Saya bukan ahli biologi, jadi gambar dan penjelasan singkatnya saya kutip dari https://blog.ruangguru.com/ yang ditulis oleh Kresnoadi (8 Januari 2018).

Kornea merupakan bagian bening yang bersifat tembus pandang dan terletak di lapisan terluar dan berfungsi sebagai tempat masuknya cahaya pertama kali, sebelum cahaya masuk ke sel-sel penerima di bagian dalam. Nah, sudah tahu sedikit tentang bagian mata kan?

Kembali lagi mengenai LASIK Mata!

Dari penjelasan di atas, dalam proses LASIK mata kita dilaser. Bayanginnya ngilu atau sakit atau akan berdarah tidak ya?

BLADELESS LASIK! Yap,teknologi yang digunakan adalah teknologi bladeless LASIK atau tanpa pisau dan langsung dilakukan oleh dokter berpengalaman dan tentunya dokter mata terbaik. Jadi, pasien akan diberikan obat bius topikal dan obat tetes mata. Tidak ada penyuntikan dan selama tindakan berlangsung pasien dalam kondisi sadar. Sebelum melakukan tindakan, tentunya ada beberapa prosedur yang harus pasien jalankan. Pasien akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, yaitu :
  • Refraksi  : Pasien diperiksa dulu, apakah ada kelainan refraksi? Kelainan refraksi adalah kondisi mata tidak dapat fokus pada gambar di sekitar atau penglihatan yang kabur. 
  • Pengukuran Tekanan Intraokular
  • Topografi (pemetaan) Kornea
  • Produksi Air Mata
  • Ketebalan Kornea
  • Specular Microscope
  • Pemeriksaan Laboratorium
  • Pemeriksaan Mata Secara Fisik
(sumber : id.revu.net)

Terkesan rumit kah prosedurnya? apapun tindakan medis yang harus dilakukan oleh seorang dokter memang sebaiknya dilakukan pemeriksaan detail dan teliti terhadap pasien terlebih dahulu, agar tidak berakibat fatal.

Tapi Mam, proses LASIKnya sendiri berlangsung nyaman dan cepat, hanya 20 menit 2 mata loh! Setelah itu, pemulihannya cepat dan hasilnya menakjubkan seperti yang saya lihat dari review beberapa pasiennya ya. Pemulihannya sendiri tergantung pada kondisi pasien, namun secara umum :
  • 2-3 jam setelah tindakan, pasien mengalami penglihatan yang agak berkabut dan sedikit tidak nyaman;
  • 24 jam setelahnya, penglihatan akan semakin tajam, namun masih ada efek "lingkaran cahaya";
  • Setelah satu minggu, ketajaman penglihatan terus meningkat tapi masih belum stabil; 
  • Setelah dua minggu dan seterusnya, umumnya pasien sudah dapat menikmati ketajaman penglihatannya.  
Dalam waktu kurang dari sebulan, mata minus kita sudah sembuh dan pandangan kembali jernih. Tentunya proses pemulihan yang cepat itu juga didukung oleh beberapa faktor yang menjadikan LASIK di KMN EyeCare beda dari LASIK Konvensional. 
  • Tingkat keamanan yang lebih tinggi (sudah tersertifikasi atau mendapat persetujuan)
  • Presisi. Menggunakan teknologi yang dipandu oleh muka gelombang untuk memberikan peta diagnostik kornea secara teliti dengan mengukur bagaimana gelombang cahaya dibelokkan ketika mereka melalui kornea. KMN EyeCare menggunakan teknologi LASIK terbaik. 
  • Penyembuhan
Untuk Mama dan keluarga atau kerabatnya yang ingin melakukan atau punya rencana LASIK, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum LASIK mata, diantaranya :
  • Berusia 18 tahun atau lebih
  • Memiliki mata yang sehat 
  • Memiliki penglihatan yang stabil
  • Tidak sedang menyusui atau hamil
  • Tidak menderita diabetes
  • Menanggalkan softlense selama 2 minggu sebelum operasi
  • Menanggalkan hardlens selama 3 minggu sebelum operasi
Supaya lebih yakin lagi, silahkan simak tayangan ulasan tentang LASIK Mata di KMN EyeCare dari Rio MOTRET. Eits, Mama-mama millenial yang suka bermain media sosial khususnya Instagram pasti sudah tidak asing dengan Rio MOTRET, fotografer handal yang jasanya sering dipercaya oleh kalangan selebriti di Indonesia. Rio juga mengatakan dan merasakan hal yang serupa seperti yang saya tulis di atas. 


Jangan lupa Mam, untuk follow akun media sosialnya agar dapat informasi lebih lengkapnya. Siapa tahu juga ada informasi diskon :)

Facebook : KMN EyeCare
Twitter : @KMNEyeCare
Instagram : kmneyecare
Youtube : KMN EyeCare



Love,

Fitri "Mama Gibran"




Author

Fitri N Ardiantika Fitri N Ardiantika karena menjadi seorang Ibu harus meredam ego, emosi dan nafsu sendiri untuk kualitas hidup terbaik sang anak.

Post a Comment